»
"NEVER GIVE UP, KEEP FIGHT"

Rabu, 30 Desember 2009

Puisi By A. Mustofa Bisri

KEPADA ANAKKU
Oleh : A. Mustofa Bisri

Anakku,
Seperti kata seorang pujangga, kau
bukan milikku
Kau adalah anak zamanmu
Seperti aku adalah anak zamanku
Tapi, anakku,
Kau bisa belajar dari zamanku
untuk membangun zamanmu
Kau bisa membuang sampah
zamanku
untuk membersihkan zamanmu
dan mengambil mutiara - mutiaranya
untuk memperindahnya.

Anakku,
Sejak zaman nenek- moyangmu
Kemerdekaan merupakan dambaan
Bersyukurlah kini
Kemerdekaan telah berada di
tanganmu
Kemerdekaan jika kau tahu
hakikatnya, anakku,
bisa membuatmu kuat dan liat
bisa membuatmu kreatif dan giat.
Kemerdekaan adalah pusakamu
paling keramat.

Tapi, anakku,
Apakah kau sudah bebar - benar
merdeka
Atau baru merasa merdeka?

Ketahuilah anakku,
Merdeka bukan berarti
boleh berbuat sekehendah hati-
Jika demikian tidak ada bedanya
antara merdeka dan anarki-
Karena kau tak bisa hidup sendiri
Begitu menabrak kemerdekaan pihak
lain
Kemerdekaanmu harus berhenti.

Ingatlah anakku,
Kau tak akan pernah benar - benar
merdeka
Sebelum kau mampu melepaskan diri
dari belenggu perbudakan oleh selain
Tuhanmu
termasuk penjajahan nafsumu sendiri
Jadilah hanya hamba Tuhanmu
Maka kau akan benar - benar merdeka
Dan menjadi tuan di bumi ini.

Anaku,
Sejak zaman nenek- moyangmu
Orang merdeka sekali pun
Tak mampu membangun kehidupan
Bila kebenaran dan keadilan tak
ditegakkan
Sedangkan kebenaran dan keadilan
tak pernah bisa ditegakkan
dengan kebencian.
Kebenaran dan keadilan
bagi kebahagiaan kehidupan
hanya dapat ditegakkan
dengan kasihsayang
karena kasihsayang, seperti
kemerdekaan,
berasal dari Tuhan
Dan kebencian, seperti belenggu,
berasal dari setan.
Anakku,
Ada seratus kasihsayang Tuhan
Satu di antaranya diturunkan ke bumi
dianugerahkan kepada mereka yang
Ia kehendaki
dan Ia kasihi termasuk induk kuda
yang sangat hati - hati
meletakkan kakinya takut menginjak
anaknya sendiri
Alhamdulillah aku dan ibumu
mendapatkannya
Karena itu kami mengasihi dan
menyayangimu.
Harapan dan doa kami, kau pun
mendapat bagian kasihsayang itu
untuk mengasihi dan menyayangi
suamimu,
anak - anakmu,
dan sesamamu,
Amin.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar