Secara umum, AVR dapat terbagi menjadi 4 kelas, yaitu keluarga ATtiny, keluarga AT90Sxx, keluarga AT-Mega, dan AT86RFxx. Pada dasarnya yang membedakan masing-masing kelas adalah memori, peripheral, dan fungsinya. Dari segi arsitektur dan instruksi yang digunakan, bisa dikatakan hampir sama. Semua jenis AVR dilengkapi dengan flash memori sebagai memori program. Kapasitas dari flash memori ini berbeda antara chip yang satu dengan chip yang lain. Tergantung dari jenis IC yang digunakan. Untuk flash memori yang paling kecil adalah 1 kbytes (ATtiny11, ATtiny12, dan ATtiny15) dan paling besar adalah 128 kbytes (AT-Mega128).
Mikrokontroler AVR AT-Mega 32 memiliki bagian-bagian sebagai berikut:
1. Saluran I/O sebanyak 32 buah, yaitu Port A, Port B, Port C, dan Port D.
2. ADC 10 bit sebanyak 8 saluran.
3. Tiga buah Timer/Counter.
4. CPU yang terdiri dari 32 buah register.
5. Watchdog Timer dengan osilator internal.
6. Internal SRAM sebesar 2048 byte.
7. Memori flash sebesar 32 kBytes.
8. Interupsi Eksternal.
9. Port antarmuka SPI.
10. EEPROM sebesar 1024byte.
11. Komparator analog.
12. Port USART untuk komunikasi serial.
13. Empat kanal PWM.
14. Tegangan operasi sekitar 4,5 V sampai dengan 5,5V.
Beberapa keistimewaan dari AVR AT-Mega 32 antara lain:
1. Power On Reset dan deteksi Brown out terprogram.
2. Sistem mikroprosesor 8 bit berbasis RISC dengan kecepatan maksimal 16 MHz.
3. RC Osilator Internal Terkalibrasi.
4. Sumber interupsi internal dan eksternal.
5. Kapasitas memori flash 32 kBytes, internal SRAM sebesar 2048 byte, dan EEPROM (Electrically Erasable Programmable Read Only Memory) sebesar 1024 byte.
6. ADC (Analog to Digital Converter) internal dengan resolusi 10 bit sebanyak 8 saluran.
7. Port komunikasi serial (USART) dengan kecepatan maksimal 2,5 Mbps.
8. Enam pilihan mode sleep menghemat penggunaan daya listrik.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar